Mahasiswa PLP IIQ An Nur Yogyakarta Beri Edukasi Fiqih Thaharah Bagi Siswi SMA N 1 Kasihan

berita 11 - Mahasiswa PLP IIQ An Nur Yogyakarta Beri Edukasi Fiqih Thaharah Bagi Siswi SMA N 1 Kasihan

BANTUL – Dalam upaya memperkuat pembinaan karakter keagamaan berbasis nilai-nilai keislaman, mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dari Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan edukasi keagamaan bertema “Fiqih Wanita” di SMA Negeri 1 Kasihan, Bantul. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026, bertepatan dengan agenda rutin keputrian bagi siswi yang berhalangan mengikuti ibadah Jumat.

Penguatan pemahaman fiqih ini ditujukan bagi siswi kelas X dengan fokus utama pada fiqih thaharah (bersuci). Langkah ini dinilai strategis mengingat kompleksitas hukum perbedaan antara darah haid, istihadhah, dan nifas kerap memicu kekeliruan interpretasi yang berimplikasi langsung pada keabsahan ibadah harian seorang muslimah, seperti shalat, puasa, dan membaca Al-Qur’an.

Integrasi Media Visual dalam Pembelajaran Keagamaan

Rangkaian acara diawali pada pukul 11.45 WIB dengan pembacaan Surah Al-Kahfi ayat 10 secara bersama-sama yang dipandu oleh pengurus Rohis Putri SMA N 1 Kasihan. Sesi utama dilanjutkan oleh dua mahasiswa praktikan PLP IIQ An Nur Yogyakarta, Ani dan Andi, yang memaparkan materi fiqih secara sistematis dan interaktif.

berita 2 - Mahasiswa PLP IIQ An Nur Yogyakarta Beri Edukasi Fiqih Thaharah Bagi Siswi SMA N 1 Kasihan

Untuk memaksimalkan pemahaman peserta didik, penyampaian materi didukung oleh pemanfaatan media visual berbasis proyektor dan presentasi PowerPoint. Tayangan tersebut memuat rujukan normatif fiqih, kriteria, serta komparasi mendasar mengenai jenis-jenis darah perempuan. Pendekatan audio-visual ini terbukti efektif menarik antusiasme dan fokus para siswi selama kegiatan berlangsung.


Manajemen Waktu dan Pembelajaran Adaptif

Meskipun dihadapkan pada keterbatasan alokasi waktu, yakni durasi penyampaian materi efektif selama kurang lebih 30 menit, tim mahasiswa PLP berhasil mengemas materi secara padat, lugas, dan esensial. Penyesuaian strategi komunikasi dilakukan dengan memadatkan poin-poin utama thaharah tanpa mengabaikan subtansi materi.

Kegiatan yang ditutup pada pukul 12.55 WIB tersebut berjalan khidmat dan lancar. Forum ini tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan yang aplikatif bagi para siswi, tetapi juga berfungsi sebagai ruang aktualisasi diri dan uji kompetensi pedagogis bagi mahasiswa PLP sebagai calon pendidik agama Islam.


Sinergi Lembaga Tinggi Keislaman dan Sekolah

Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) mahasiswa Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta di SMAN 1 Kasihan berbuah sinergi positif dalam penguatan pendidikan karakter berbasis keislaman. Melalui forum keputrian bertajuk “Fiqih Wanita”, mahasiswa PLP mengedukasi para siswi mengenai hukum thaharah, termasuk pemahaman mendalam tentang perbedaan darah haid, istihadah, dan nifas. Pengetahuan aplikatif ini krusial dikuasai setiap muslimah guna memastikan keabsahan dan keyakinan dalam menjalankan ibadah sehari-hari.

Bagi mahasiswa PLP IIQ An Nur Yogyakarta, keterlibatan aktif ini menjadi sarana mengasah kompetensi pedagogis dan manajerial secara langsung. Selain melatih kemampuan retorika keagamaan serta kepekaan mengelola waktu di luar kelas formal, pengalaman ini menjadi bekal berharga sebagai calon pendidik Pendidikan Agama Islam (PAI) yang adaptif, komunikatif, dan persuasif.

Integrasi kegiatan ini membuktikan bahwa pembinaan spiritual siswa tidak terbatas pada kurikulum kelas konvensional. Kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi keislaman dan sekolah menengah ini mempertegas komitmen kedua lembaga dalam mengoptimalkan pembentukan karakter spiritual serta kesucian ibadah peserta didik secara dinamis dan aplikatif.