BANGUNJIWO – Dalam rangka menyemarakkan bulan Maulid dan memperingati kelahiran Nabi Muhammad saw., MTs Al-Hadi II menyelenggarakan rangkaian kegiatan keagamaan melalui pembiasaan pagi dengan pembacaan Maulid Nabi. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 12 hari, mulai tanggal 1 hingga 12 Rabiulawal, dengan mengadaptasi kegiatan pembiasaan pagi yang secara rutin dilaksanakan di lingkungan madrasah.
Kegiatan ini melibatkan seluruh warga madrasah, mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa yang sedang melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PLP). Pelibatan seluruh unsur tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung penguatan karakter dan pembiasaan nilai-nilai keagamaan.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan setiap pagi sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Seluruh warga madrasah berkumpul untuk membaca salawat, melantunkan bacaan Maulid Nabi, serta memanjatkan doa bersama. Kegiatan berlangsung secara tertib dan khidmat di lingkungan MTs Al-Hadi II.
Pembiasaan pagi melalui pembacaan Maulid Nabi tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan bulan Maulid, tetapi juga diarahkan untuk menumbuhkan kecintaan peserta didik kepada Nabi Muhammad saw. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengenalkan dan menanamkan keteladanan akhlak Rasulullah saw. dalam kehidupan sehari-hari.

Siswa, guru, tenaga kependidikan, dan mahasiswa PLP mengikuti pembacaan Maulid Nabi sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. (Dok. MTs Al-Hadi II)
Bagi mahasiswa PLP, keterlibatan dalam kegiatan ini juga memberikan pengalaman kontekstual mengenai pelaksanaan pembiasaan keagamaan di lingkungan madrasah. Pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa dalam memahami pengelolaan kegiatan pendidikan dan penguatan karakter peserta didik di satuan pendidikan.
Rangkaian pembiasaan pagi dalam rangka menyemarakkan bulan Maulid tersebut berlangsung dengan lancar dan tertib sejak hari pertama hingga puncak pelaksanaan pada 12 Rabiulawal. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat budaya keagamaan di lingkungan madrasah sekaligus mendukung pembentukan karakter peserta didik melalui keteladanan dan pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
