Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta kembali menggelar Rapat Pimpinan dan Dosen yang dihadiri oleh seluruh dosen dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Agama Islam (PAI). Rapat yang dilaksanakan di Warung Omah Sawah (WOS), Sleman, berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan membahas berbagai agenda penting yang berorientasi pada peningkatan mutu akademik dan penguatan tridarma perguruan tinggi.
Hadir dalam kesempatan tersebut Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Lina, M.Pd., bersama Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kerjasama, Ali Mustaqim, M.Pd.I, serta Wakil Dekan II Bidang Administrasi dan Kemahasiswaan, Dr. M. Subhan Ashari, M.Pd.I. Selain itu, turut hadir Kaprodi PGMI, Samsudin, M.Pd.I, Sekprodi PGMI, M. Asrofi, M.Pd., Kaprodi PAI, A. Dwi Nur Khalim, M.Pd., dan seluruh dosen tetap Fakultas Tarbiyah.
Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB ini tidak hanya menjadi forum akademik rutin, melainkan juga menjadi ruang refleksi bersama untuk menyusun strategi pengembangan fakultas menjelang tahun akademik 2024/2025. Empat topik utama yang dibahas yaitu evaluasi kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE (Outcome-Based Education), pelaksanaan Studium Generale untuk mahasiswa baru, serta delegasi dosen dan mahasiswa dalam pelatihan menulis ilmiah di Universitas Islam Indonesia (UII).
Evaluasi Pelaksanaan PPL: Pembelajaran dari Lapangan
Agenda pertama yang menjadi sorotan adalah evaluasi pelaksanaan PPL mahasiswa PGMI dan PAI tahun 2024. Dalam laporan pembukaannya, Kaprodi PGMI, Samsudin, M.Pd.I, menyampaikan bahwa secara umum kegiatan PPL berjalan lancar di berbagai madrasah mitra. Mahasiswa telah mampu menerapkan teori pedagogik yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik nyata di kelas.
Namun demikian, Samsudin juga menyoroti beberapa hal yang perlu diperbaiki, di antaranya variasi metode pembimbingan di lapangan, koordinasi antara dosen pembimbing dan guru pamong, serta dokumentasi kegiatan.
“Kita perlu sistem evaluasi yang lebih terstruktur agar kegiatan PPL bukan hanya memenuhi kewajiban akademik, tetapi benar-benar menjadi laboratorium praktik bagi mahasiswa,” ujarnya.
Kaprodi PAI, A. Dwi Nur Khalim, M.Pd., menambahkan bahwa dalam beberapa lokasi praktik, mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam kegiatan dakwah sekolah dan pengembangan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Ia mengusulkan agar pada tahun berikutnya fakultas dapat menambah mitra PPL di sekolah-sekolah swasta berbasis pesantren.
Wakil Dekan I, Ali Mustaqim, M.Pd.I, menegaskan pentingnya menyusun instrumen evaluasi PPL terpadu agar proses monitoring dapat dilakukan secara real time dan hasilnya digunakan untuk perbaikan kurikulum.
“Kita akan bentuk tim kecil untuk menyusun instrumen evaluasi digital agar setiap dosen pembimbing dapat melaporkan progres mahasiswa secara sistematis,” jelasnya.
Dekan Dr. Lina, M.Pd. menutup sesi ini dengan apresiasi terhadap kerja sama seluruh dosen dan mitra madrasah yang telah mendukung kegiatan PPL. Ia menegaskan bahwa pengalaman lapangan adalah ujung tombak dalam pembentukan kompetensi guru madrasah yang profesional dan berkarakter Qur’ani.
Penyusunan RPS Berbasis OBE: Menjawab Tuntutan Akreditasi dan Kompetensi Global
Agenda kedua difokuskan pada penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE). Implementasi OBE menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadapi siklus akreditasi dan menyiapkan lulusan yang kompetitif secara global.
Dalam pemaparannya, Dekan Dr. Lina, M.Pd., menjelaskan bahwa penyusunan RPS berbasis OBE bukan sekadar mengganti format, tetapi mengubah paradigma pembelajaran agar lebih berorientasi pada capaian lulusan (learning outcomes).
“OBE mengharuskan kita berpikir dari hasil akhir yang ingin dicapai mahasiswa. Setiap materi, metode, dan asesmen harus saling terkait dalam menghasilkan kompetensi lulusan yang sesuai kebutuhan abad ke-21,” tegasnya.
Kaprodi PGMI, Samsudin, M.Pd.I, menambahkan bahwa penyusunan RPS berbasis OBE akan memperkuat identitas keilmuan Prodi yang berakar pada nilai-nilai Al-Qur’an dan kepesantrenan, namun tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.
“Kami ingin OBE diimplementasikan tanpa menghilangkan ruh pesantren yang menjadi kekhasan IIQ An Nur,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan I, Ali Mustaqim, M.Pd.I, menyampaikan bahwa fakultas akan mengadakan Workshop Penyusunan RPS OBE yang wajib diikuti oleh seluruh dosen PGMI dan PAI pada pertengahan September 2024. Workshop ini juga akan menghadirkan narasumber eksternal dari perguruan tinggi mitra.
Studium Generale: Membentuk Karakter Akademik Mahasiswa Baru
Agenda ketiga membahas persiapan Studium Generale bagi mahasiswa baru tahun akademik 2024/2025. Acara ini direncanakan menjadi agenda tahunan fakultas yang berfungsi memperkenalkan visi keilmuan IIQ An Nur sekaligus menanamkan semangat belajar berbasis nilai Qur’ani.
Wakil Dekan II, Dr. M. Subhan Ashari, M.Pd.I, selaku penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa Studium Generale akan mengangkat tema “Menjadi Mahasiswa Qur’ani, Mandiri, dan Inovatif di Era Digital.”
“Studium generale bukan sekadar seremonial, tapi momentum membentuk etos akademik dan spiritual mahasiswa sejak awal,” ujarnya.
Kegiatan ini rencananya akan diisi oleh Dr. Lina, M.Pd. selaku Dekan, serta menghadirkan pembicara tamu dari kalangan akademisi dan praktisi pendidikan Islam. Selain itu, kegiatan juga akan dikemas dengan sesi motivational sharing dari dosen muda dan alumni PGMI yang berprestasi di tingkat nasional.
Dekan menekankan bahwa fakultas akan menyiapkan modul pembinaan akademik mahasiswa baru agar semangat learning by doing dan learning with heart dapat tumbuh sejak semester pertama.
Delegasi Pelatihan Menulis di UII: Menumbuhkan Tradisi Akademik Ilmiah
Topik terakhir yang dibahas dalam rapat adalah delegasi dosen dan mahasiswa PGMI untuk mengikuti Pelatihan Menulis Ilmiah di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerjasama akademik antarperguruan tinggi yang diinisiasi oleh Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur dan UII.
Kaprodi PGMI, Samsudin, M.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini sangat relevan dalam menumbuhkan budaya akademik di kalangan mahasiswa dan dosen muda.
“Kegiatan di UII ini menjadi kesempatan emas untuk belajar langsung teknik penulisan artikel ilmiah yang bisa terbit di jurnal nasional dan internasional,” jelasnya.
Delegasi yang akan diberangkatkan terdiri dari dua dosen PGMI dan tiga mahasiswa berprestasi. Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama dua hari pada akhir September 2024.
Wakil Dekan I, menambahkan bahwa keikutsertaan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan implementasi OBE, khususnya pada capaian communication skills dan academic literacy.
Dekan Dr. Lina, M.Pd. menegaskan bahwa kegiatan tersebut akan menjadi langkah awal dalam membangun komunitas penulis akademik di lingkungan Fakultas Tarbiyah.
“Menulis adalah tradisi keilmuan. Kita ingin mahasiswa dan dosen terbiasa menulis, karena dari menulis lahir ilmu, dari ilmu tumbuh peradaban,” ungkapnya penuh semangat.
Penutup: Sinergi Akademik Menuju Fakultas Tarbiyah Unggul
Rapat ditutup pada pukul 12.00 WIB dengan kesimpulan bahwa seluruh dosen, baik dari PGMI maupun PAI, harus bersinergi dalam setiap program akademik. Dekan menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen atas dedikasi dan komitmen mereka dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi di bawah semangat Qur’ani dan kepesantrenan.
Dalam sambutannya, beliau menegaskan:
“Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur tidak hanya mendidik calon guru, tetapi juga membangun karakter pendidik bangsa yang berakhlak, berilmu, dan berjiwa sosial. Semua agenda hari ini adalah langkah menuju visi besar itu.”
Rapat pimpinan di Warung Omah Sawah ini menjadi bukti nyata bahwa IIQ An Nur Yogyakarta terus bertransformasi menjadi fakultas yang unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi tanpa meninggalkan akar spiritualitas pesantren. Dengan semangat kolaboratif seluruh civitas akademika, Fakultas Tarbiyah optimis menghadapi tahun akademik baru dengan program yang lebih terarah, produktif, dan berdampak bagi masyarakat.
Reporter: Tim Humas Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur
Editor: Redaksi Website IIQ An Nur Yogyakarta
Publikasi: www.iiq-annur.ac.id

