Bantul, 22 Mei 2023 – Fakultas Tarbiyah Institut Islam Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pengintensifan Kluster Penelitian Berbasis Kolaborasi Antar-Perguruan Tinggi dan Kolaborasi Internasional.” Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kebijakan dan acuan penelitian yang memfokuskan pada kolaborasi lintas institusi, baik nasional maupun internasional.
Acara yang berlangsung di Auditorium IIQ An Nur ini menghadirkan narasumber utama, Ahmad Shofiyuddin Ichsan, Ketua LPPM. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara riset akademik dan kebijakan institusi untuk menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional. Integrasi riset bersama perguruan tinggi lain dan jejaring internasional menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian.
FGD dibuka resmi oleh Dekan Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur Yogyakarta yang menyampaikan harapan besar agar pengintensifan kluster penelitian ini dapat mendorong kolaborasi aktif antar fakultas, program studi Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, serta dengan LPPM. Melalui kebijakan yang terintegrasi, diharapkan tercipta ekosistem riset yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Diskusi turut melibatkan para peneliti, akademisi, dan perwakilan lembaga yang produktif dalam menjajaki berbagai bentuk kemitraan, termasuk pelaksanaan program matching fund, riset bersama, serta integrasi sumber daya dan fasilitas penelitian. FGD ini sekaligus menjadi forum pemetaan kebutuhan dan pengembangan strategi kolaborasi riset berbasis jaringan perguruan tinggi dan internasional. Dengan terselenggaranya FGD ini, Fakultas Tarbiyah dan LPPM menegaskan komitmen mereka dalam memperkuat budaya riset yang kolaboratif dan berdampak luas, guna menjawab tantangan zaman dan memperkokoh posisi Indonesia dalam peta riset global.
