Menguatkan Karakter Religius, Mahasiswa PLP IIQ An-Nur Dampingi Tadarus Pagi di SMK Negeri 1 Bantul

WhatsApp Image 2026 08 10 at 2.31.11 PM - Menguatkan Karakter Religius, Mahasiswa PLP IIQ An-Nur Dampingi Tadarus Pagi di SMK Negeri 1 Bantul

BANTUL – Mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An-Nur Yogyakarta turut berperan dalam mendampingi pelaksanaan tadarus Al-Qur’an pagi di SMK Negeri 1 Bantul. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembiasaan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai.

Tadarus pagi diikuti oleh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik beragama Islam di lingkungan SMK Negeri 1 Bantul. Pelaksanaan kegiatan berlangsung di ruang kelas masing-masing dengan didampingi oleh guru mata pelajaran pada jam pertama. Pembacaan Al-Qur’an secara serentak tersebut menciptakan suasana religius dan kondusif sebelum peserta didik mengikuti pembelajaran.

Kegiatan tadarus dilaksanakan setiap Senin, apabila tidak terdapat kegiatan upacara bendera, serta pada Rabu, Kamis, dan Jumat. Pelaksanaan tadarus berlangsung sekitar pukul 07.00–07.15 WIB, kemudian dilanjutkan dengan doa sebelum pembelajaran.

Mahasiswa PLP Berperan dalam Pendampingan Tadarus

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PLP IIQ An-Nur Yogyakarta memperoleh kesempatan untuk memimpin tadarus secara bergiliran dari ruang baca Al-Qur’an. Bacaan Al-Qur’an kemudian disiarkan melalui pengeras suara sehingga dapat diikuti oleh peserta didik di masing-masing kelas.

Keterlibatan mahasiswa PLP dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi pengalaman kependidikan di lingkungan sekolah. Selain memperoleh pengalaman dalam mendampingi kegiatan pembiasaan keagamaan, mahasiswa juga belajar membangun komunikasi, kedisiplinan, tanggung jawab, serta keteladanan dalam berinteraksi dengan peserta didik.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh selama proses perkuliahan, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter dan pembelajaran berbasis nilai-nilai keislaman.

Membentuk Karakter Religius Peserta Didik

Program tadarus pagi tidak hanya diarahkan pada kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik. Pembiasaan membaca Al-Qur’an sebelum pembelajaran diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun sikap disiplin, tanggung jawab, dan akhlak mulia.

Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin tersebut juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempersiapkan diri secara spiritual dan mental sebelum mengikuti pembelajaran. Suasana yang tenang dan religius di awal kegiatan diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang positif dan kondusif.

Bagi mahasiswa PLP IIQ An-Nur Yogyakarta, keterlibatan dalam program tersebut memiliki nilai strategis sebagai pengalaman nyata dalam menjalankan peran calon pendidik. Guru tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menyampaikan pengetahuan, tetapi juga berperan dalam membangun karakter dan membentuk kebiasaan positif peserta didik.

Penguatan Sinergi antara Perguruan Tinggi dan Sekolah

Keterlibatan mahasiswa PLP dalam kegiatan tadarus pagi juga menunjukkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung proses pendidikan. Program PLP tidak hanya menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal praktik pembelajaran di sekolah, tetapi juga memberikan ruang untuk berkontribusi dalam berbagai kegiatan pendidikan dan pembinaan peserta didik.

Melalui pendampingan tadarus pagi di SMK Negeri 1 Bantul, mahasiswa IIQ An-Nur Yogyakarta diharapkan dapat mengembangkan kompetensi pedagogik, sosial, dan kepribadian sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa dalam memahami bahwa pendidikan merupakan proses yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, spiritualitas, kedisiplinan, dan akhlak peserta didik.

Dengan adanya kegiatan tadarus yang dilaksanakan secara konsisten serta keterlibatan mahasiswa PLP dalam pendampingannya, diharapkan tercipta budaya sekolah yang religius dan positif. Pada saat yang sama, pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa IIQ An-Nur Yogyakarta untuk menjalankan perannya sebagai calon pendidik yang profesional, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap pembentukan peserta didik secara utuh.